Sektor Pertanian.
Sektor Pertanian di Indonesia.
Pertanian adalah suatu kegiatan pemanfaatan sumber daya
hayati yang dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku
indutri, dan untuk mengelola lingkungan hidupnya. Sektor pertanian (pertenakan,
kehutanan, dan perikanan) mengalami penurunan pada periode 1995-1997 tetepai sektor
manufaktur mengalami peningkatan. Sebelum terjadinya krisis moneter laju
pertumbuhan output di sector pertanian lebih kecil daripada output bukan sector
pertanian. Hal itu disebabkan :
1.
Iklim seperti kemarau
jangka panjang.
2.
Lahan garapan yang kecil.
3.
Kualitas SDM yang rendah.
4.
Penggunaan teknologi
yang rendah.
Nilai Tukar Petani.
Nilai Tukar Petani (NTP) adalah nilai tukar suatu barang
dengan barang lainnya. Nilai tukar petani merupakan indicator yang menentukan
kesejahteraan para petani dengan mengumpulkan data dan perhitungan NTP ysng
dilskuksn oleh Biro Pusat Statistik.
NTP menghasilkan 3 pengertian :
Ø NTP
> 100
NTP pada suatu periode tertentu lebih
baik dibandingkan dengan NTP pada tahun dasar, dengan kata lain petani
mengalami surplus. Harga produksi naik lebih besar dari kenaikan harga
konsumsinya. Pendapatan petani naik dan menjadi lebih besar dari
pengeluarannya.
Ø NTP
= 100
NTP pada suatu periode tertentu sama
dengan NTP pada tahun dasar, dengan kata lain petani mengalami impas.
Kenaikan/penurunan harga produksinya sama dengan persentase kenaikan/penurunan
harga barang konsumsi. Pendapatan petani sama dengan pengeluarannya.
Ø NTP
< 100
NTP pada suatu periode tertentu menurun
dibandingkan NTP pada tahun dasar, dengan kata lain petani mengalami defisit.
Kenaikan harga produksi relatif lebih kecil dibandingkan dengan kenaikan harga
barang konsumsinya. Pendapatan petani turun dan lebih kecil dari
pengeluarannya.
Investasi di Sektor Pertanian.
Investasi yang terjadi di sektor pertanian tergantung dari
laju pertumbuhan output dan tingkat daya saing global komoditi pertanian. Investasi
dapat dibagi menjadi dua yaitu
1.
Investasi secara
langsung. Misalnya dengan membeli mesin traktor, dsb.
2.
Investasi secara tidak
langsung. Misalnya penelitian dan pengembangan pertanian itu sendiri.
Keterkaitan Pertanian Dengan Industri Manufaktur.
Perkembangan perekonomian indonesia pada sektor pertanian
dengan industry manufaktur saling berkaitan karena sector pertanian menunjang sektor
industry, dan begitu juga sebaliknya. Karena kelebihan output sektor pertanian
dapat digunakan sebagai investasi di sector industry manufaktur. Tetapi
kenyatannya di indonesia keterkaitan produksi sector pertanian dan industry manufaktur
sangatlah lemah keduanya masih bergantung kepada barang impor.
Saya akan merekomendasikan siapa pun yang mencari pinjaman Bisnis ke Le_Meridian, mereka membantu saya dengan pinjaman Empat Juta USD untuk memulai bisnis Quilting saya dan itu cepat. Ketika mendapatkan pinjaman dari mereka, mengejutkan betapa mudahnya mereka bekerja. Mereka dapat membiayai hingga jumlah $ 500,000,000.00 (Lima Ratus Juta Dolar) di wilayah mana pun di dunia selama ada 1,9% ROI yang dapat dijamin pada proyek tersebut. Prosesnya cepat dan aman. Itu benar-benar pengalaman positif. Hindari penipu di sini dan hubungi Layanan Pendanaan Le_Meridian Di. lfdsloans@lemeridianfds.com / lfdsloans@outlook.com. WhatsApp ... + 19893943740. jika Anda mencari pinjaman bisnis.
BalasHapus